Kenapa Tak Kau Katakan?

Kukatakan padamu disuatu pagi yang cerah
Aku ingin melewati setiap pagi bersamamu
Hanya berbincang saja tentang semuanya
Engkau hanya tersenyum sambil memandangku
Kenapa tak kau katakan kau tak akan lagi menemani pagiku?

Kukatakan padamu disuatu siang yang melelahkan
Aku ingin melewati setiap siang bersamamu
Menyaksikan anak-anak beranjak dewasa
Engkau hanya tersenyum sambil memandangku
Kenapa tak kau katakan kau tak akan lagi menemani siangku?

Kukatakan padamu disuatu sore yang ditingkahi rinai hujan
Aku ingin melewati setiap sore bersamamu
Bercengkeramah di teras menunggu anak-anak pulang
Engkau hanya tersenyum sambil memandangku
Kenapa tak kau katakan kau tak akan lagi menemani soreku?

Kukatakan padamu disuatu malam yang makin larut
Aku ingin menyaksikan pernikahan anak-anak kita bersamamu
Menyaksikan mereka sebahagia kita
Engkau hanya tersenyum sambil memandangku
Kenapa tak kau katakan kau tak akan hadir di sana?

#miss him so much…

Dian Widyaningtyas
Tender Loving Care
Tuesday June 25th, 2013
Jelang pulang kantor

Posted from WordPress for BlackBerry.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s