Hujan Ini Mengingatkan Aku Padamu

Hujan ini mengingatkan aku padamu

Ketika rinainya membawamu hadir

Dan menyapaku dengan bimbang

Entah kenapa

 

Lalu kau mulai bercerita

Tentang petrichor

Tentang debur ombak

Tentang bulan muram

Dan tentang dirimu

 

Lalu kau mulai merangkai puisi

Dalam majas-majas indah

Yang tak mampu sembunyikan rasamu

Tapi bukan untukku

 

Lalu kau mulai senandungkan lagu

Tentang isi hatimu

Tentang laramu

Tentang rindumu

Tapi bukan untukku

 

Hujan ini mengingatkan aku padamu

Entah dengan dirimu

***

Tyastlc

Gerimis di ujung malam

February 23th, 2018

Advertisements

Bersamamu

img_20161016_173611

Bersamamu dalam batas waktu

Dan rasa yang tak lagi semu

Hanyalah menghadirkan sendu

Dan hati yang mengharu biru.

***

Tyastlc

Afternoon…. when I miss u so much, October 16th, 2016

Selarik Dua Larik Sajak Rindu Untukmu

Red

 

Mestinya kau tahu

Manakala jarak dan waktu terbentang diantara kita

saat itulah kurasakan rindu

 

Dan mestinya kau tahu

Manakala sekat-sekat diantara kita membuat dirimu terasa jauh dari jangkauan angan

Saat itulah kurasakan rindu

 

***

Tyastlc

Early September 5th, 2016

Still can’t sleep…..

Antara Ada dan Tiada 2

Antara Ada dan Tiada

Antara Ada dan Tiada

Tiba-tiba saja takut kehilangan itu terasa

Pada sesosok bayangan yang mengisi sebilik hati yang hampir beku

Dan yang mewarnai ruang kecil di jiwa yang hampir bisu

Dan aku masih saja bermain-main dengan bimbangku

Antara ada dan tiada

Rasaku untuknya

***

Dian Widyaningtyas

For Tyastlc.com

Tuesday 12.43 AM, July 21st, 2015

Kepadamu Aku Akan Kembali

Apa kabar, belahan jiwa?
Lama sudah kita tak bertemu
Dalam canda dan tawa semu
Antara duniaku dan duniamu
Bukan karena aku melupakanmu
Sungguh bukan itu
Ketika sejenak aku menjauh darimu
Jangan pernah risaukan itu
Karena kepadamu aku akan kembali
Disaat ingin kugantungkan lukisan duka berbingkai tawa
Yang kugoreskan disepanjang langkah kakiku tanpamu
Pada dinding-dinding kenangan yang semakin dingin dan beku
Atau kubisikkan senandung sunyi berlirik rindu
Yang kugubah disepanjang langkah kakiku tanpamu
Pada tirai-tirai masa lalu yang semakin kusam dan pudar
Dan kepadamu pula aku akan kembali
Bersama rindu yang gagu.

Tyastlc
Sebuah elegi rindu untukmu
August 22nd, 2014

Kutulis Puisi Rindu Untukmu

Pagi ini
Kutulis puisi rindu untukmu
Pada tanah basah yang bergumul dengan hujan tadi malam
Pada daun hijau yang masih berselimut embun sebening matamu
Pada semilir pagi yang tak pernah bisa mengalahkan lembut belaianmu

Continue reading

Duhai

Taken from Bing

Taken from Bing

Duhai jiwa yang tenang
Dimanakah akan kutemukan dirimu?
Apakah diantara semilir angin yang meningkahi senyapnya malam?
Ataukah diantara redupnya sinar rembulan yang membuai pucuk-pucuk dedaunan?
Entahlah…

***

 

Dian Widyaningtyas
Tender, love, and care
Di ujung malam yg sunyi, sepi dan sendiri.
Januari 8th, 2013

Posted from WordPress for BlackBerry.

Silhouette

burung silhuete

Ratusan kata berloncatan kesana kemari dan berserakan di dalam pikiranku

Tanpa sanggup kurangkai menjadi sesuatu yang bermakna

Agar bisa kugambarkan rasaku kepadamu

Atau sekedar kubisikkan rintih hati

Yang lelah mengembara tak tahu arah

Antara mencari sosokmu yang senyata silhouette

Atau melupakanmu sampai ke alam bawah sadarku

Tahukah dirimu aku merindui semua tentangmu?

Tahukah dirimu berapa kali aku berusaha lari darimu?

Tapi sosokmu yang senyata silhouette itu terus mengejarku

Bahkan dia masih memburuku hingga ke alam bawah sadarku

Ketika aku berusaha memeluk mimpiku yang hampir pudar disapu pagi

Lalu dimanakah dirimu yang selalu menghiasi ceritaku?

 

 

Dian Widyaningtyas

Lost in your heart

Sunday, Early November 3th, 2013 

Masih Tentang Dirimu

cry

Malam ini senandung rindumu menjajah pikiranku

Selalu ada getir tiap mendengarnya

Kau tau itu

Leleh air mata tak ingin kususut

Biarlah!

 

Sejuta rasa merangsek dalam dada

Berontak

Mengaduk-aduk

Berloncatan kesana kemari

Hendak lari

Diam! kataku

Lalu dia terdiam

Pilu

 

Buang saja kenapamu

Biarkan aku puas menangis

Ada wajahmu ditiap linangannya

Ada senyummu ditiap tetesannya

Masihkah berarti bagimu?

 

 

Dian Widyaningtyas

Tender Loving Care

From sleepless night ’till touch the dawn, October 3th, 2013

Picture from this site

 

Mencarimu

stock-photo-moon-and-stars-outside-old-window-1526748

Mencarimu diantara sepinya malam yang merambati jendela kamarku yang tiada henti bernyanyi lirih

Nyanyiannya pilu menelusup ke dalam dinding-dinding hatiku

Merangsek ke dalam bilik-biliknya

Acuhkan diriku yang hanya bisa menunggu

Tak kutemukan jawabnya di sana

Bahkan jendela itu hanya menggeleng perlahan

Sudahlah !

Tak ingin kubertanya lagi padanya

 

Mencarimu diantara gelap malam yang coba dirayu rembulan kesepian dengan sinarnya yang lembut yang dia pinjam dari kekasihnya yang lebih dulu pulang ke peraduan

Mereka terlalu sibuk bercumbu

Saling peluk dan berpagut mesra

Acuhkan diriku yang hanya bisa termangu

Tak kutemukan jawabnya di sana

Bahkan rembulan itu tidak melihatku sama sekali

Sudahlah !

Tak ingin kubertanya lagi padanya

 

Mencarimu diantara angin malam yang meninabobokkan dedaunan yang sedari siang tadi bermain-main dengan matahari

Masih saja dedaunan itu enggan terlelap

Mereka  ingin terus menari

Meliuk-liuk binal diterpa cahaya gemintang centil di langit temaram

Acuhkan diriku yang hanya bisa terguguh

Tak kutemukan jawabnya di sana

Bahkan dedaunan itu sesekali mengejekku dengan berdesah manja pada angin malam

Sudahlah !

Tak ingin kubertanya lagi padanya

 

Dan aku masih mencarimu

Entah kemana lagi

Mungkin dalam relung hatiku

Yang banyak menyimpan senyummu

Juga candamu

Entahlah……..

 

 

Dian Widyaningtyas

Tender, Love, and Care

Mencarimu hingga terdampar di awal hari, September 23th, 2013